Halloween Costume ideas 2015

Mahasiswa Pancasila Tuduh Proyek Sanitasi Rp 611 Miliar Pemprov Jabar, Proyek Gagal


sumber : GalamediNews
Projek pembangunan sanitasi air yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) di  Kabupaten Kota di seluruh wilayah  Jawa Barat dinilai sebagai program gagal, yang menghambur-hamburkan anggaran. Terlebih dana yang dialokasikan sangat tidak rasional.

Hal tersebut pun terungkap saat puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kabupaten Bandung menggelar demo di Gedung Sate dan Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (7/7/2015). Dimana, mereka mempertanyakan masalah tersebut kepada para anggota dewan.

Seperti halnya yang dikatakan Erik Ruslan Fauzi selaku Koordinator Bidang Lingkungan Hidup Mapancas, aksi unjuk rasa  ini dalam rangka mengingatkan  Pemprov Jabar terkait pembangunan sanitasi yang akan dikembangkan di Jabar. Pemrov Jabar saat ini, menggelontorkan dana sebesar Rp 611 miliar untuk pembangunan sanitasi di Jabar. Semenetara juklak juklis dari projek ini tidak jelas.

"Kami berteriak, karena projek pilot dari sabermas ini atau sanitasi berbasis masyarakat di Kecamatan Pacet di lima desa Kabupaten Bandung ini, merupakan projek gagal dan gila. Bagaimana anggaran sebesar Rp 500 juta diterjemahkan untuk MCK, ini sangat tidak rasional. Kita menilai ini  projek buang buang duit, programnya nyopet bagaimana mereka mendapat keuntungan," ketusnya.
Serampangan 
Dikatakannya, pembuatan MCk komunal sabermas yang merupakan pilot Project Pemprov Jabar dalam menangani masalah sanitasi yang dilaksanakan di lima desa di Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, tepatnya di Desa Cipeujeuh dan Desa Sukarame, merupakan sebuah analisis yang serampangan di mana satu buah bangunan MCK diperuntukkan bagi ratusan orang.

"Bahkan ada angka yang fantastis dan tidak rasional digelontorkan oleh Pemprov Jabar. Bayangkan saja hanya untuk sebuah MCK anggaran yang dihabiskan mencapai ratusan juta. MCK seperti apa itu, ini penghamburan anggaran, buang buang uang," ketusnya dengan nada tinggi.

Menurutnya, ini terkesan ada penghamburan uang negara. Bahkan yang lebih gilanya lagi, puilot projeck tersebut sudah dijadikan referensi dan pedoman oleh Pemprov Jabar untuk digulirkan pelaksanaannya di 18 kabupaten kota se Jabar pada 2015 ini.

"Bahkan ini dilakukan tanpa adanya analisis lebih jauh terhadap keberhasilan pilot project tersebut, apalagi anggaran yang disediakan untuk digulirkan ke seluruh kabupaten kota tersebut mencapai angka yang fantastis yaitu sekitar Rp 611 miliar," katanya.
Konflik
Sementara itu Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung mengatakan, pihaknya  melihat ini terkait dengan kegiatan pembangunan sanitasi berbasis masyarakat di Jabar yang dikelola Pemprov Jabar. 

"Kelihatannya ini sudah ada pelaksanaan tapi ada protes dari masyarat, yang melihat pelaksanaan kegiatan ini tidak dirancang baik dan dirancang asal asalan, ini  bisa menimbulkan konflik di desa-desa tertentu," katanya.

Dalam hal itu lanjutnya, ada lima desa di Kecamatan Pacet yang menghadapi persoalan terkait pembangunan sanitasi komunal. "Kita akan jadikan, ini sebagai bahan masukan untuk evaluasi terkait pelaksanaan sanitasi. Pada pelaksanaannya sanitasi baik, tapi kalau tidak disesuaikan dengan kondisi di lapangan akan jadi persoalan," katanya.
http://www.galamedianews.com/bandung-raya/30680/mahasiswa-tuduh-proyek-sanitasi-rp-611-miliar-pemprov-jabar-proyek-gagal-.html
Label:

Post a Comment

Oke Pisan News

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

okepisan. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget